Oktober 7, 2007 pada 18:46 (Islam)
Tags: Abu Dawud, Adalah Rasulullah, Ahmad, Allah, Andaikan, Apabila, Atau, Bahkan, Bani Adam, Banyak, Belajar, Benarkah, BENTAR, Berbuka, Bum, Caranya, Coba, Cukuplah, Dan, dari, Dari Anas, Darimana, dengan, di, Diet, Dikit, End Message, Gandum, GI, GI Glycemic Index, GI-nya, Glycemic Index GI, Hadits, Hindari, HR Tirmidzi Ibnu Majah, Ibnu Hibban, indonesia, Ingin Kurus, ini, Inilah, Itu, Itung-itung, Jangan, Jauhilah, Judul, juga, Kalau, Kalaupun, Karbohidrat, Karbohidrat Kompleks GI, Karena, Kasib, Kata Beliau, Kenapa, Kenapa Karena, Ketika, Kita Kaum Muslimin, Konon, Kurma, Lemak, Lha, Lucu, Ma, Maka, Makan, Makanan, Makanlah, Makanya, Makin, Malah, Malik, Manisan, Mari, Melenceng, Minum, Miqdam, Nabi, Nabi Muhammad Saw, Nah, Namun, Nanti, Nasi, Oke, Otot, Pada, Pantas, Para, Penimbunan, Perbanyak, Periksa, Perlu, Rahasia, ramadhan, Rasulullah, Respon, Rutab, Samakah, Sangat, Saya, Sebab, Sebaliknya, Sebenarnya, Sebisa, Sekali, Sekarang, Semakin, Semoga, Sependek, Setelah, Shahihnya, Sisanya, Start Message, Supaya, Tadi, Tambah, Tamr, Tapi, Tidak, untuk, Waham Umum, yang
Judul diatas mungkin membuat kita bertanya tanya apa sebab ya, soalnya sejak dulu kita selalu mengetahui bahwa disunahkan berbuka puasa dengan yang manis.
Tadi pagi saya menerima email bahwa kenapa alasan tidak boleh berbuka puasa dengan yang manis dari rekan kampus katanya seeh artikel dari daarut tauhid, pusing juga seeh bacanya..! Coba aja deeh dibaca kalo ada komentar silahkan disampaikan
Baca entri selengkapnya »
1 Komentar